Hot Topics » Pakistan Swat valley Sri Lanka conflict Abortion Barack Obama India Lausanne Movement

Tokoh Agama Berpeluang Besar untuk Informasikan Hak Anak

Maria F.
Reporter Kristiani Pos

Posted: Oct. 22, 2007 00:57:39 WIB

Penyebarluasan informasi oleh tokoh agama di mimbar agama tentang hak anak merupakan upaya yang strategis. Karena tokoh agama sebagai panutan umat, mempunyai peluang yang sangat besar untuk mengantar keluarga lebih memahami tentang hak anak.

Hal ini disampaikan Pimpinan UNICEF NTT, Virginia K, dalam workshop 'Sosialisasi Perlindungan Terhadap Eksploitasi, Kekerasan, Pelecehan dan Penelantaran Anak Bagi Tokoh Agama', di Kupang minggu lalu, Pos Kupang memberitakan.

Virginia mengatakan, lembaga perlindungan anak (LPA) tidak mungkin bekerja sendiri. Karena itu perlu kerja sama dengan semua pihak, termasuk tokoh agama. Sebab, kata dia, tokoh agama bisa dijadikan tempat berkonsultasi bila sebuah keluarga mempunyai masalah. Setiap LPA, katanya, diharapkan mempunyai fokus terhadap bidang perlindungan anak sehingga menjadi acuan bagi semua pihak bila membicarakan tentang hak anak.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk menyamakan persepsi tentang mengapa anak perlu dilindungi terkait Konvensi Hak Anak (KHA) dan Undang-Undang Perlindungan Anak (UUPA.

Sementara itu Ketua LPA NTT, Prof. Mia Noach, Ph.D, M.Ed, mengatakan bahwa kekerasan yang banyak terjadi saat ini dapat dilihat dari pemberitaan media massa. Maka, era kekerasan harus segera ditinggalkan dan diubah menjadi era lemah lembut. Menurutnya, era ini dapat dimulai dari orangtua, keluarga ataupun guru-guru di sekolah, untuk memberikan perlakuan yang baik kepada anak-anak.

Salah satu rekomendasi dalam acara workshop ini adalah pemikiran bahwa anak bukanlah milik orangtua, tetapi titipan Tuhan. Karena itu, anak perlu diberi tempat pada posisi sakral. Mereka juga menyarankan agar anak diberikan ruang agar mereka dapat berkreasi.

Next Story : Federasi Lutheran Sedunia Pilih Uskup Palestina sebagai Presiden

Terpopuler

Headlines Hari ini