Universitas Maranatha Beri Stimulan Wirausaha untuk Mahasiswa
Posted: May. 18, 2006 03:37:51 WIB
Sebagai lembaga pendidikan tinggi yang peduli dengan kualitas, keseimbangan antara kapabilitas akademis dan integritas mahasiswa, Universitas Kristen Maranatha mengembangkan proses belajar-mengajar dengan sistem pelaporan portofolio.
Rektor Universitas Kristen (UK) Maranatha Bambang Abednego yakin setiap mahasiswa yang lolos seleksi di sebuah perguruan tinggi pasti memiliki potensi untuk dikembangkan, baik akademis maupun non- akademis. Berkembang atau tidaknya potensi itu bergantung pada penanganan yang diberikan perguruan tinggi.
"Melalui treatment khusus, potensi itu dapat dimunculkan. Di Maranatha, kami memberi stimulan yang seimbang, akademis maupun non- akademis. Mahsiswa ber-IPK (indeks prestasi kumulatif) bagus sangat banyak. Namun, yang memiliki kemampuan tambahan, misalnya leadership dan wirausaha, belum tentu. Ini yang menjadi nilai plus," ujar Bambang, Senin (15/5) di Bandung, Kompas memberitakan.
Untuk meningkatkan kemampuan non-akademis, mahasiswa diberi stimulan kegiatan wirausaha di lingkungan kampus, mulai dari pengelolaan perpustakaan, kantin, hingga parkir. Juga akan dibuat Unit Usaha Mahasiswa yang berupa biro perjalanan dan kegiatan pasar saham.
Untuk mengapresiasi kegiatan non-akademis, Maranatha mengeluarkan pelaporan portofolio melalui sistem scoring (penilaian). Laporan berupa sertifikat ini menjelaskan tentang aktivitas mahasiswa di bidang organisasi kampus hingga kewirausahaan. "Portfolio ini referensi tambahan bagi mahasiswa saat mencari kerja. Perusahaan tentu membutuhkan info tambahan untuk mengukur kapabilitas mahasiswa di luar aspek akademis," ujar Bambang. Pembaruan kurikulum
Untuk akademis, Pembantu Rektor I Bidang Akademik Yusak Gunadi Santoso menjelaskan bahwa dilakukan pembaruan kurikulum serta rasio jumlah dosen dan mahasiswa. Pembaruan kurikulum itu melalui kerja sama dengan dunia usaha. "Lewat Dikti, kami dipercaya ikut program cooperative.
Mahasiswa dapat magang di sejumlah perusahaan. Di akhir evaluasi, mahasiswa, pimpinan perusahaan, dosen, dan Dikti diundang, memaparkan hasilnya," katanya. Sementara untuk bidang eksakta, rasio antara dosen dan mahasiswa 1 banding 20. Akan tetapi, di Fakultas Kedokteran, rasio antara dosen dan mahasiswa 1 banding 7. UK Maranatha tercatat sebagai anggota Asosiasi Universitas dan Sekolah Tinggi Kristen di Asia (ACUCA) sejak tahun 1998.
Dengan kualifikasi tersebut, Universitas Maranatha menjalin kerja sama dengan beberapa universitas, antara lain Ohio University di Amerika, Peking University di China, dan Hanzechogeschool Gronigen, Belanda. (Jon/Litbang Kompas)
Ratusan warga di Kelurahan/Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, menolak pembangunan Gereja Bethel Indonesia (GBI) Pekiringan dan kegiatan kebaktian yang dilaksanakan jemaat di gereja tersebut, Minggu.