Unjuk Rasa Mahasiswa Universitas Nommensen Berlangsung Rusuh
Posted: Jan. 31, 2008 11:20:12 WIB
Unjuk rasa ratusan mahasiswa Universitas Huria Kristen Batak Protestan Nommensen (UHN), Medan, Rabu (30/1), berakhir rusuh.
Para mahasiswa yang marah karena tuntutan agar rektorat menerima kembali mahasiswa yang telah dipecat tidak dipenuhi, memecahkan kaca-kaca gedung.
"Kami akan bertahan di sini kalau tuntutan kami tak dikabulkan," kata seorang mahasiswa yang berunjukrasa.
Hingga sore pukul 17.00 WIB para mahasiswa masih melakukan aksi pelemparan gedung dan mengepung Rektor UHN, Jongkers Tampubolon yang berlindung di ruangan rektorat lantai 1.
"Kami terkepung sekarang di lantai 1. Kami sudah meminta pengamanan ke Poltabes Medan dan Kodim Medan, tapi mereka tidak berani masuk kampus," kata Jongkers.
Akibat demo tersebut kegiatan kampur yang jadwalnya siang dan sore tidak dilaksanakan. Sebagian mahasiswa menyaksikan pengrusakan kampus dari luar pagar.
Sebelumnya pihak rektorat memecat 16 mahasiswa dan menjatuhkan sanksi skorsing terhadap 30 mahasiswa yang terlibat tindakan kekerasan saat ospek pemerimaan mahasiswa baru September 2007 lalu. Namun, mahasiswa merasa sanksi ini sepihak dan menuntut agar sanksi itu dicabut.
Ratusan warga di Kelurahan/Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, menolak pembangunan Gereja Bethel Indonesia (GBI) Pekiringan dan kegiatan kebaktian yang dilaksanakan jemaat di gereja tersebut, Minggu.