Hot Topics » Pakistan Swat valley Sri Lanka conflict Abortion Barack Obama India Lausanne Movement

Toko Buku Kristiani Menggandeng Compassion Internasional Dalam Aksi Amal Jelang Natal

Ethan Cole
Koresponden Kristiani Pos

Posted: Nov. 19, 2008 00:26:32 WIB

Banyak orang ingin dapat membantu anak-anak yang tidak mampu, namun sekalipun suasana Natal mulai terasa di setiap sudut tempat keinginan tersebut terbentur dengan anggaran yang tersedia yang justru tahun ini lebih ketat dibanding sebelumnya. Sebuah ministri pelayanan untuk anak-anak dan sebuah toko buku Kristiani mengungkapkan bahwa mereka dapat memahami situasi tersebut dan mereka berupaya untuk dapat membantu membuatnya lebih mudah dengan cara membagikan buku saku kepada anak-anak.

Compassion International, sebuah organisasi Kristiani terkemuka di dunia yang bergerak dalam pertumbuhan anak, menghimpun kekuatan dengan para Distributor Buku-buku Kristiani, yakni dengan distributor produk-produk Kristiani terbesar di dunia, untuk membantu para keluarga dalam mengelola anggaran liburan mereka tahun ini.

Siapa pun yang ingin ikut serta mensponsori Compassion International child secara online sebelum 31 Desember 2008, akan menerima sebuah hadiah kartu Christianbook.com senilai $25. Kartu hadiah tersebut dapat diberikan sebagai hadiah atau digunakan untuk berbelanja sesuatu bagi teman dan keluarga yang ada dalam daftar Natal.

“Kami akui betapa perlunya untuk membantu anak-anak di tengah-tengah kemiskinan global melalui bermitra dengan Compassion International karena dedikasi mereka dalam pengabdiannya bagi kemanusiaan guna membantu anak-anak melalui gereja,” kata Ray Hendrickson, presiden dan direktur utama Distributor Buku Kristiani. “Yang memilih untuk

bermitra dengan Compassion karena organisasi ini menawarkan suatu kombinasi yang unik guna memberikan bantuan secara praktis kepada anak-anak yang membutuhkan disertai juga dengan memberitakan Injil kepada mereka.”

Dr Wess Stafford, presiden dan CEO Compassion International, mengingatkan kepada Kristiani bahwa Natal merupakan suatu waktu untuk mengingat pesan Kasih Tuhan kepada semua orang dan pengajaran-Nya untuk membantu orang-orang yang membutuhkan.

“Ketika Kristiani bermitra dengan Compassion, bersama kami membebaskan anak-anak dari dampak penghancuran yang diakibatkan karena kemiskinan dan membiarkan mereka menjadi Kristiani dewasa dan menjadi pemimpin bagi negara mereka,”ujar Stafford.

Compassion menetapkan tiga program yang mana masing-masing disesuaikan dengan kebutuhan dari setiap tingkat perkembangan anak yang berbeda. Ministri ini bekerja untuk mengangkat anak-anak dari kemiskinan dan mengajarkan Injil kepada mereka yang ada di 25 negara termiskin di dunia.

“Malangnya kemiskinan telah mengajarkan kepada anak-anak bahwa mereka tidak berdaya dan “terbuang,”urai Stafford. Akan tetapi Compassion berupaya untuk memerangi dampak pengerusakkan yang diakibatkan karena kemiskinan terhadap anak-anak dengan bekerja melalui gereja-gereja lokal dan Kristiani di seluruh dunia untuk mendukung dan membantu anak-anak tersebut baik secara fisik maupun spiritual.

Sejak 1952, Compassion International telah menangani lebih dari 1,8 juta anak. Sebagai salah satu organisasi terbesar di dunia dalam bidang pelayanan holistik pertumbuhan anak, Compassion International bekerjasama dengan lebih dari 65 denominasi dan bermitra dengan 4.729 orang gereja pribumi guna melayani lebih dari 1 juta anak di Afrika, Asia, Amerika Tengah dan Selatan, serta Karibia.

Next Story : Mesir Keluarkan Keputusan Melarang Diskriminasi

More news in ministries

Pembangunan Gereja di Cirebon Diprotes Warga

Ratusan warga di Kelurahan/Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, menolak pembangunan Gereja Bethel Indonesia (GBI) Pekiringan dan kegiatan kebaktian yang dilaksanakan jemaat di gereja tersebut, Minggu.

Terpopuler

Headlines Hari ini