Hot Topics » Pakistan Swat valley Sri Lanka conflict Abortion Barack Obama India Lausanne Movement

Organisasi Kristen Indonesia (OKI) Gelar Natal Bersama Untuk Pertama Kalinya


Posted: Dec. 19, 2008 20:56:49 WIB
organisasi-kristen-indonesia-oki-gelar-natal-bersama-untuk-pertama-kalinya

Ke-11 Pemimpin Organisasi Kristen Indonesia dengan diwakili oleh Cornelius Ronowidjojo dalam acara Natal Bersama Organisasi Kristen Indonesia, (18/12) di Gedung Jala Puspita, Pejompongan, Jakarta. (Foto: Kristiani Pos)

organisasi-kristen-indonesia-oki-gelar-natal-bersama-untuk-pertama-kalinya

Para undangan yang hadir dalam acara Natal Bersama OKI. (Foto: Kristiani Pos)

organisasi-kristen-indonesia-oki-gelar-natal-bersama-untuk-pertama-kalinya

Tilly kasenda selaku ketua panitia Natal Bersama Organisasi Kristen Indonesia 2008. (Foto: Kristiani Pos)

JAKARTA - Organisasi Kristen Indonesia (OKI), Kamis (18/12) kemarin malam sukses menggelar Acara Natal Bersama Organisasi Kristen Indonesia di Gedung Jala Puspita, Pejompongan, Jakarta dengan dihadiri hampir seluruh anggota Organisasi Kristen Indonesia.

Acara Natal Bersama Organisasi Kristen Indonesia kali ini adalah yang pertama kalinya terselenggara selama kurun waktu tujuh tahun.

Tema yang diangkat dalam acara Natal Bersama Organisasi Kristen Indonesia adalah: “….Aku akan memberi damai sejahtera di dalam negeri itu….” (Imamat 26:6a) dengan sub tema: “Dengan kebersamaan dalam Yesus Kristus, kita wujudkan sejahtera bagi seluruh rakyat Indonesia”

Sekitar 11 Organisasi Kristen ikut serta dalam acara Natal bersama, meliputi: Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI), Asosiasi Pendeta Indonesia (API), Partisipasi Kristen Indonesia (PKI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan alumni, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), Keluarga Alumni Gerakan Siswa Kristen Indonesia, Full Gospel Business Men Fellowship Indonesia (FGBMF), Lembaga Pelayanan Masyarakat Indonesia (LPMI), Delegasi Nehemia, Ikatan Sarjana Katolik.

Ada tiga hal yang mau disampaikanmelalui pesan Natal kali ini yang disampaikan oleh Pdt. D.DR. S.A.E. Nababan, LLd yang juga merupakanPresiden Dewan Gereja Dunia, yakni: Tuhan berfirman akan memberikan kebebasan serta pengampunan bagi bangsa Israel, yang mana bangsa Israel seringkali melupakan semua hal ini. Jika diaplikasikan dalam kehidupan umat Kristiani, mereka seringkali mau mengatur sendiri hidup mereka dan mau mencapai damai sejahtera bagi mereka dengan cara mereka sendiri tanpa Tuhan.

Di tengah gemuruhnya suara-suara penguasa dunia yang mengklaim sebagai pembawa kesejahteraan dan perdamaian. Bagaimana sikap organisasi-organisasi Kristen dan Gereja sendiri?

Penting untuk diingat bagi umat Kristiani bahwa pemberi damai sejahtera sejati adalah Allah sendiri yang dikenal dalam diri Yesus Kristus. Yang merupakan satu-satunya yang benar yang mampu memberikan damai sejahtera diantara umat manusia dan bangsa-bangsa.

Mencermati kata damai sejahtera yang seringkali diucapkan oleh umat Kristiani tanpa tahu makna terdalam dari kata tersebut menjadikan kata-kata tersebut begitu “murah” untuk diucapkan.

Sedangkan makna utama dari kata ini menyiratkan arti spiritual, yang menggambarkan hubungan serasi antara manusia dengan Allah yang ada dalam keadaan damai - sejahtera.

Masalah yang seringkali muncul dan bahkan menjadi penyebab dari krisis keuangan global saat ini serta penghambat pencapaian damai-sejahtera adalah ketamakan dan kerakusan manusia sendiri.

Manusia lupa bahwa damai - sejahtera yang diberikan Allah itu dimaksudkan untuk semua manusia tanpa terkecuali.

Natal bersama Organisasi Kristen Indonesia tahun ini adalah yang pertama kalinya selenggarakan dengan merangkul sekitar 11 Organisasi Kristen Indonesia dan merupakan suatu langkah yang baik bagi terjalinnya hubungan yang harmonis diantara Organisasi Kristen Indonesia di masa depan.

Tilly kasenda selaku ketua panitia Natal Bersama Organisasi Kristen Indonesia menyatakan bahwa acara Natal ini dapat berlangsung semua karena doa bersama. Acara ini merupakan suatu bentuk contoh penyadaran bagi umat Kristiani untuk dapat bersatu bersama sebagai umat Kristiani dengan melepasakan sejenak segala atribut organisasi dan partai. Acara Natal ini diselenggarakan tanpa adanya maksud tertentu menjelang pemilu 2009 mendatang, dan bahwa acara ini adalah murni untuk kebersamaan umat Kristiani,”tandas Tilly.

Next Story : Paduan Suara Mahasiswa Kristen Makassar Ikuti Asean Festival 2011

More news in ministries

Orang Kristen Gelar Rekor Sahur Massal di Makassar

Ketua Pelaksana Elisabeth Elsa dari Komunitas Pencinta Alam Sulawesi Selatan mengatakan sahur bareng bersama dhuafa digelar untuk mempersatukan perbedaan yang ada di Makassar. ...

Terpopuler

Headlines Hari ini