Acara Komedi Berharap Siarkan Iman Kristiani di Timur Tengah
Posted: Aug. 23, 2007 17:17:24 WIB
Sebuah program komedi baru yang disiarkan televisi kabel rohani SAT-7 berharap dapat meningkatkan semangat warga yang berada di Timur Tengah dan Afrika Utara.
Tujuan program komedi yang berjudul "Mayli Min Kil Aileh" itu untuk membantu pemirsa televisi merefleksikan masalah penting yang sering mereka hadapi namun sambil tertawa, kata direktur program SAT-7 Rita El Mounayer.
Makna dibalik nama sitkom tersebut yaitu situasi apapun bisa dilihat dengan cara yang berbeda. Serial ini menceritakan tentang kehidupan sebuah keluarga biasa yang memiliki masalah biasa seperti berbohong, merokok dan kegelisahan.
Sebagai tambahan, sutradara berharap dengan menarik pemirsa setia, program itu akan menjadi jembatan antar agama yang berbeda.
Caranya, kata Rita, "dengan menjelaskan iman Kristiani 'dengan rasa hormat dan lembut' kepada pemirsa umum yang hanya mempunyai sedikit informasi mengenai Kristus dan pengikut-Nya."
Para ahli mengatakan umat Kristiani di Timur Tengah sering menjadi target karena mereka dilihat seperti mengikuti tradisi kaum Barat, yang dilihat sebagai adat yang tidak bermoral. Umat Muslim di Timur Tengah, misalnya, tidak hanya menganggap sikap gereja Barat tetapi seluruh masyarakat Barat pada umumnya sebagai perwakilan iman Kristiani.
Program SAT-7 ini berharap untuk mengungkapkan gambaran jelas tentang Kekristenan untuk non-Kristiani, disamping memberi semangat kepada umat Kristiani lainnya.
Meskipun siaran itu berkaitan dengan isu-isu yang menyedihkan, El Mounayer berkata semangat pemirsa akan diangkat.
"Tujuan utama acara ini membuat anda merefleksikan isu-isu penting sambil menertawakannya! Ini bukan drama yang berat, dan meskipun kisahnya tentang hal-hal menyedihkan, akan membuat semangat anda terangkat," katanya.