Gereja Dermolo Ditolak Warga, Perizinan Sulit

Sign Up for Free eNewsletter ››
By Rosalya, Christian Post Reporter
February 09, 2014| 09:22 pm

Gereja Injili di Tanah Jawa (GITJ) mengalami kesulitan perizinan untuk digunakan sebagai tempat beribadah karena penolakan dari beberapa warga di Desa Dermolo, Kecamatan Kembang, Jepara.

Menurut lansiran Tempo.co, Pendeta GITJ Theofilus Tumijan menyatakan bahwa pihaknya masih mengalami kesulitan dalam perizinan dari kepala desa Dermolo karena masih ada penolakan dari warga setempat.

Follow us Get CP eNewsletter ››

Izin, jelasnya, sudah diminta beberapa kali namun kepala desa belum juga memberikan, sehingga pihak gereja masih terus melakukan negosiasi agar kepala desa bisa memberikan surat rekomendasi untuk mengurus IMB tempat ibadah.

Pemerintah Kabupaten Jepara menghentikan sementara penggunaan GITJ Dermolo pada 16 Desember 2013. Izin Mendirikan Bangunan sudah ada sejak 9 Maret 2002, karena ada tekanan sehingga gereja kadang digunakan dan kadang tidak.

 
Advertisement
comments powered by Disqus