Pemimpin India Berkomitmen untuk Mengakhiri Kekerasan
Jennifer Gold Koresponden Kristiani Pos
Posted: Oct. 23, 2008 18:23:33 WIB
Perdana Menteri India Dr Manmohan Singh berusaha menenangkan warga Kristen di tempat mereka di India ketika dia bertemu dengan Pimpinan Dewan Gereja-gereja Dunia Sabtu lalu.
“Kekristenan merupakan bagian dari warisan nasional kami,”kata Singh kepada Sekretaris Jenderal WCC Rev Dr Samuel Kobia.
Kobia mengatakan kepada wartawan setelah pertemuan bahwa dirinya “sangat senang” mendengar pernyataan dari Perdana Menteri,tersebut, menurut laporan WCC.
Pemerintah India telah mengalami gelombang serangan yang menimpa warga Kristen di Orissa dan beberapa wilayah bagian lainnya, yang mana hal tersebut digerakkan oleh peristiwa pembunuhan pemimpin Hindu, Agustus lalu.
Pemerintah dikritik karena gagal dalam mencegah amukan kelompok ekstrimis Hindu beberapa bulan lalu yang telah mengakibatkan sedikitnya 54 warga Kristen terbunuh dan membakar habis rumah, gereja dan sekolah Kristen. Puluhan ribu orang Kristen terpaksa melarikan diri dari rumah mereka dan tinggal sementara dalam kemah-kemah dan hutan-hutan.
"Saya menyampaikan keprihatinan dari Perhimpunan Kristiani Internasional kepada perdana menteri terkait dengan situasi di Orissa dan beberapa daerah lainnya,”kata Kobia kemudian kepada media.
"Kami ingin pemerintah menjamin kedamaian guna menanamkan kepercayaan warga Kristen untuk dapat kembali ke desa mereka dan tinggal disana tanpa rasa takut,”tambah Kobia.
Singh mengatakan bahwa pemerintah telah bekerja untuk “memulihakan kembali keadaan secara normal” dan berupaya mengekang serangan terhadap warga Kristen yang menyusun sekitar dua persen lebih dari total penduduk di India. Dia juga memberi jaminan kepada pemimpin WCC bahwa langkah nyata akan segera diambil guna memulihkan kepercayaan kelompok Kristen, terutama memberikan perlindungan kepada mereka di bawah konstitusi India.
Sekitar 6.000 orang tentara sudah disebar guna menjaga perdamaian di Orissa wilayah Kandhamal, yang mana sekitar 20 persen dari setengah juta warga yang tinggal disana adalah Kristiani.
Kembali ke belakang pada abad pertama dimana ke-Kristenan dia India dimulai, ketika Rasul Thomas dipercaya tiba di Kerala pada 1952.
Ratusan warga di Kelurahan/Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, menolak pembangunan Gereja Bethel Indonesia (GBI) Pekiringan dan kegiatan kebaktian yang dilaksanakan jemaat di gereja tersebut, Minggu.