Lembaga Alkitab: Enam dari Sepuluh Umat Filipina Tidak Membaca, Atau Memiliki Alkitab
Ethan Cole Koresponden Kristiani Pos
Posted: Jan. 25, 2008 17:03:48 WIB
Filipina, negara yang mayoritasnya kebanyakan Katolik Roma, memiliki 60 persen populasi yang tidak membaca Alkitab atau bahkan memiliki satu Alkitab saja, menurut sebuah survei yang diadakan Lembaga Alkitab Filipina.
"Ini sangat mengkhawatirkan, namun disaat yang sama saya melihatnya sebagai sebuah kesempatan untuk menjangkau anak muda yang lapar akan Firman Tuhan ini," kata Fr. Oscar Alunday, sekretaris eksekutif Dewan Episkopal Kerasulan Biblikal dari Konferensi Uskup Katolik (CBCP) Filipina.
Merespon hal tersebut, pemimpin Katolik di Filipina baru-baru ini meluncurkan sebuah proyek untuk meningkatkan literasi Alkitab, menurut harian The Manila Times Rabu lalu.
CBCP mengembangkan sebuah cara untuk menarik orang percaya, terutama anak muda, untuk membaca Alkitab dengan menghubungkannya denga sebuah teknologi populer, telepon genggam.
"Bible Anime" – Dikembangkan oleh CBCP, Lembaga Alkitab Filipina dan Enzima International Inc. - mensuplai bacaan-bacaan Minggu dan animasi ke pengguna telepon menggunakan layanan pesan multimedia.
"Sekarang, umat Kristiani yang mencari dorongan rohani dapat mengakses bacaan Alkitab dari telepon genggam mereka sebaga bagia dari gerakan untuk mempopulerkan Kitab Suci," kata Alunday.
"Ini adalah konsep jaringan atau menjadi rekan dari semua anak muda di negeri ini yang menggunakan telepon genggam," katanya.
Layanan itu mempunyai biaya kecil per unduh dan saat ini hanya tersedia bagi pengguna jaringan Smart. Namun tidak lama lagi layanan ini akan disediakan perusahaan telepon lain, kata para penciptanya.
Selain Bible Anime, Lembaga Alkitab Filipina juga menciptakan e-Alkitab tahun lalu - suatu versi Alkitab elektronik yang diterjemahkan ke tujuh bahasa daerah. Kelompok non profit itu mengatakan ide ini berasal dari keprihatinan bahwa Kitab Suci akan "ditinggalkan di dunia yang bergerak sangat cepat ini."
"Jika kita benar-benar mau terlibat dalam lingkungan masyarakat kita saat ini dengan Firman Tuhan, kita harus melakukannya melalui semua media positif yang dapat menjangkau mereka, dan salah satunya, tentu saja, adalah komputer," kata mereka.
Orang Filipina adalah satu-satunya negara yang didominasi Katolik di Asia. Populasinya terdiri dari 80,9 persen Katolik Roma; 4,5 persen umat Kristiani lain, dan 2,8 Injili, menurut CIA World Factbook.
Majelis-majelis agama Indonesia menyatakan keprihatinan atas perusakan gereja-gereja di Malaysia setelah putusan Pengadilan Tinggi Malaysia memperbolehkan penggunaan kata "Allah" pada 31 Desember 2009. ...