Umat Nasrani Gunung Kidul Rayakan Natal dengan Balutan Budaya Jawa
Rosa H. Reporter Kristiani Pos
Posted: Dec. 23, 2009 08:52:59 WIB
GUNUNG KIDUL - Umat Nasrani di Gunung Kidul, (DIY) akan menggelar perayaan Natal dengan balutan budaya Jawa.
Perayaan Natal dengan nuansa budaya Jawa sengaja dibuat dengan maksud untuk tetap melestarikan budaya Jawa.
Seperti halnya, Gereja Katolik Pulutan, Wonosari, akan menggelar misa malam Natal dengan iringan gamelan dan pastornya juga mengenakan pakaian tradisional Jawa.
"Kami ingin mengukuhi budaya Jawa, ujar Romo Paroki Gereja Katolik Santo Petrus Kanisius Wonosari Agustinus Nunung Wuryantoko, Selasa (22/12/2009)."
Lain halnya dengan Gereja Kristen Jawa di Desa Karangnongko, Giripurwo, Purwosari rencananya akan menggelar perayaan Natal dengan perjamuan kudus menggunakan ingkung ayam dan nasi gurih. Perayaan Natal kali ini juga diramaikan dengan beragam aksi sosial seperti pembagian sembako atau makanan gratis bagi kaum miskin.
Dalam mempersiapkan Natal, umat Nasrani juga mengedepankan gotong-royong. Warga Dusun Mendak, Desa Girisekar, Panggang, misalnya, melakukan kerja bakti secara gotong-royong membersihkan gereja sekaligus menata dekorasi Natal, Selasa (22/12).
Kekuatan gereja di daerah pedesaan terletak pada masih tingginya semangat gotong royong, ujar Pendeta Subagyo dari Gereja Kristen Jawa, Kecamatan Panggang.
Menurutnya, tingginya semangat gotong-royong sekaligus bisa menghemat biaya persiapan perayaan Natal maupun perayaan ibadah jelang tahun baru. Selain gereja Kristen protestan, gereja Katolik di Gunung Kidul juga berbenah jelang Natal dengan mengedepankan semangat gotong-royong.
Natal semakin dekat, berwisata bersama keluarga di liburan Natal menjadi pilihan yang tepat. Berikut ini, panduan wisata terkemuka Lonely Planet telah ...