Hot Topics » Pakistan Swat valley Sri Lanka conflict Abortion Barack Obama India Lausanne Movement

Hari Doa 2007 Berfokus pada 'Orang Percaya Rahasia'

Michelle Vu
Koresponden Kristiani Pos

Posted: Oct. 18, 2007 23:42:26 WIB

Umat Kristiani di seluruh dunia diundang untuk bergabung dalam hari doa sedunia bulan depan yang berfokus pada “orang-orang percaya rahasia” yang tinggal di negara-negara Islam.

Hari Doa Internasional (IDOP) on Nov. 11 adalah sebuah hari yang diperuntukkan bagi seluruh umat Kristen yang peduli di seluruh dunia untuk bersatu dalam doa bagi umat-umat Kristen yang dianiaya. Ratusan ribu orang dan jemaat akan berpartisipasi dalam kegiatan tahunan ini.

“Fokus kami pada IDOP tahun ini, yang menandai 10 tahun perjalanannya, adalah pada ‘orang-orang percaya rahasia,’” tulis Dr. Carl A. Moeller, presiden Open Doors AS dalam sebuah surat. Orang percaya rahasia adalah orang Kristen yang meninggalkan Islam untuk mengikuti Yesus di negara-negara mayoritas Islam.

“Mereka harus membayar harga yang sangat mahal untuk iman mereka,” kata Moeller.

Pada awal tahun ini, pendiri Open Doors Brother Andrew merilis sebuah buku berjudul “Secret Believers: What Happens When Muslims Believe in Christ” yang mengungkapkan kisah-kisah nyata dan penderitaan orang yang pberalih ke Kekristenan di negara-negara yang mayoritas penduduknya Muslim. Karakter-karakter dalam buku tersebut semua adalah kawan Brother Andrew dan disamarkan namanya untuk keamanan.

“Di sana, kejahatan terbesar adalah meninggakan Islam dan menjadi seorang Kristiani,” kata Brother Andrew. “Mungkin lebih buruk mengikuti Yesus Kristus daripada menjadi ateis disana.”

Ia menulis buku itu agar orang Kristen lebih bertanggung-jawab dan terlibat dalam kesejahteraan saudara mereka dalam Kristus yang berlatar belakang Muslim.

Umat kristiani harus menyadari, “kalau kita membimbing orang kepada Yesus, mereka akan dikucilkan oleh masyarakat dan keluarga mereka, ini situasi sebenarnya,” kata Andrew.

Enam negara teratas dari daftar Open Doors tahun ini adalah: Arab Saudi, Iran, Somalia Maldives, Yemen, dan Afghanistan.

Diperkirakan ada 200 juta umat Kristiani di seluruh dunia yang dianiaya karena iman mereka termasuk interogasi, penangkapan dan bahkan kematian menurut Open Doors. Bahkan 200-400 juta orang lainnya menghadapi diskriminasi dan pengasingan.

“Saya berharap kita dapat menyaksikan kemenangan rohani melalui kampanye doa internasional ini,” kata Moeller.

Di AS, IDOP menyediakan kit gratis yang berisikan profil negara, kesaksian, DVD dan visualisasi doa bagi gereja atau individu yang mau berpartisipasi dalam kegiatan doa tersebut.

Selain OD, kelompok Kristiani lainnya yang aktif melayani umat teraniaya termasuk, Christian Freedom International, Christian Solidarity Worldwide, International Christian Concern, the Voice of the Martyrs, dan World Evangelical Alliance.

Next Story : Bupati Asahan Minta Maaf atas Perusakan Gereja

Terpopuler

Headlines Hari ini