Tak ingin bentrokan antar agama tertentu yang terjadi di Bekasi, Jawa Barat merembet, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menjamin kebebasan beragama bagi warganya.
Demikian disampaikan Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, usai menerima Persekutuan Gereja-Gereja di Indoneisa (PGI) di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (12/8). Selain itu, Foke juga menjamin kekisruhan dalam pelaksanaan ibadat umat Kristiani di Bekasi yang terjadi Rabu (11/8), tak akan terjadi di Ibukota, menurut Inilah.com.
Ia menegaskan, Pemprov DKI sepenuhnya memegang komitmen terhadap pluralisme dan kemajemukan yang ada di Ibukota akan dijaga dan dipelihara dengan baik. Salah satunya adalah dengan menjaga kerukunan umat beragama di DKI Jakarta. "Pemprov DKI tidak akan mundur setapak pun dari komitmen tersebut," tegas Foke.
Pemprov DKI, lanjut dia, tidak akan menegakkan hukum di atas kepentingan individu atau kelompok golongan tertentu. "Itu komitmen yang sudah ada sejak awal di Jakarta. Menjaga pluralisme dan kemajemukan sudah merupakan komitmen saya sebagai gubernur yang dipilih warga Jakarta," tuturnya.
Foke juga berterima kasih kepada seluruh komponen masyarakat di Jakarta karena telah berhasil menjaga kerukunan umat beragama di Provinsi DKI Jakarta. Karena itu, dia berharap situasi yang kondusif tersebut akan terus terjaga dan terpelihara hingga tahun-tahun mendatang.
PGI juga membicarakan rencana penyelenggaraan Sidang Raya VI PGI Wilayah DKI Jakarta Tahun 2010 tgl 29 Agustus sampai 2 September 2010 di Anyer.
Ratusan warga di Kelurahan/Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, menolak pembangunan Gereja Bethel Indonesia (GBI) Pekiringan dan kegiatan kebaktian yang dilaksanakan jemaat di gereja tersebut, Minggu.