Hot Topics » Pakistan Swat valley Sri Lanka conflict Abortion Barack Obama India Lausanne Movement

WEA Serukan Kristiani Bersatu Dengan Orang Percaya Yang Teraniaya


Posted: Aug. 22, 2009 08:14:54 WIB

Pemimpin Komisi Kebebasan Beragama Aliansi Injili Dunia (WEA), Godfrey Yogarajah, menyerukan kepada umat Kristiani di seluruh dunia bersatu dalam doa untuk orang-orang percaya yang teraniaya.

Ratusan ribu Kristiani diharapkan ikut serta dalam Hari Doa Internasional bagi Gereja Teraniaya pada 8 November mendatang, yang digagas oleh Aliansi Injili Dunia.

“Dapatkah kita sejenak menghentikan rutinitas kesibukan kita dan mulai memikirkan mereka yang tengah berjuang menahan penganiayaan oleh karena Injil?” ujar Yogarajah dalam seruannya kepada gereja-gereja.

“Marilah kita mengingat mereka yang tidak makan selama berhari-hari karena tidak ada yang memberi mereka sesuatu yang bisa dimakan, mereka yang merana dalam penjara…mereka yang tengah menghadapi kematian, bahkan pada saat ini, karena mereka menolak untuk menghina Kristus.”

Yogarajah secara spesifik menunjuk pada aksi kekerasan yang terjadi baru-baru ini di Orissa wilayah bagian India, dimana puluhan orang tewas dibunuh oleh kelompok ekstrimis Islam, dan keadaan orang-orang percaya yang sangat menyedihkan di negara komunis Korea Utara.

“Di negara seperti Korea Utara, aksi penganiayaan terjadi setiap harinya, tetapi kita seringkali tidak melihat dan mendengarnya,” tukas Yogarajah.

Yogarajah mengatakan mengenai pentingnya bagi orang-orang percaya yang teraniaya merasakan bahwa “mereka tidak dilupakan atau ditinggalkan”.

Selanjutnya, dia mengatakan: “Marilah kita bersatu dalam doa bagi gereja teraniaya, dalam kesatuan roh sebagaimana diserukan Kristus, “Jika satu orang menderita, kita semua juga ikut menderita.”

Next Story : Pemkab Purwakarta Cabut Izin Gereja Katolik Stasi Santa Maria

Terpopuler

Headlines Hari ini