
Polisi Kuala Lumpur memeriksa kerusakan Gereja Metro Tabernacle yang hancur oleh bom api pada tengah malam di Desa Melawati pinggiran kota Kuala Lumpur, Jumat, Januari 8 2010. Penyerang membom gereja tersebut dan mencoba untuk melakukan pemboman lain, Jumat, di tengah konflik memanas menyangkut penggunaan kata "Allah" oleh non-Muslim, kata pihak berwenang. Serangan-serangan semakin meningkatkan ketegangan di negara berpenduduk mayoritas Muslim tersebut, setelah keputusan Mahkamah Tinggi Kuala Lumpur yang membatalkan larangan tiga tahun terhadap non-Muslim menggunakan kata "Allah" dalam literatur non-Muslim. (Foto: AP Images / Mark Baker)
Banyaknya gelombang bantuan asing kepada para korban banjir di Pakistan membuat para pemberontak Taliban gerah. Mereka mengancam akan menyerang warga asing yang mengirimkan bantuan kepada korban banjir karena menilai ada udang di balik batu. ...